I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
BPJS Ketenagakerjaan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
Ketenagakerjaan) atau yang sering disebut dengan BPJamsostek yang terbentuk pada
tahun 1947 merupakan badan hukum publik yang dibawahi oleh pemerintah untuk
menyelenggarakan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh tenaga kerja
Indonesia. BPJS Ketenagakerjaan menawarkan lima program diantaranya; Jaminan
Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan
Pensiun (JP), Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Visi dalam perusahaan ini
adalah untuk mewujudkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang Terpercaya,
Berkelanjutan dan dapat Menyejahterakan Seluruh Pekerja Indonesia baik yang
bekerja dalam negeri, luar negeri dan jasa konstruksi. Selaras dengan visinya,
misi perusahaan ini melindungi, melayani dan mensejahterkahan pekerja dan para
keluarga pekerja, memberikan rasa aman, nyaman dan mudah untuk meningkatkan
taraf hidup dan produktivitas pekerja serta memberikan konstribusi dalam
pembangunan dan perekonomian bangsa dengan tata kelola yang baik. Sehubungan
dengan visi misi perusahaan, Account Representative merupakan salah satu unit
kerja yang berifungsi untuk mengakuisisi peserta dan melakukan sosialisai.
Sosialisasi dilakukan untuk mengenalkan program dan manfaat dari BPJS
Ketenagakerjaan sendiri. Diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 yang
berbunyi bahwa menjadi sebuah hak bagi badan usaha untuk mendaftarkan para
pekerjanya untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini jumlah pekerja
dibidang perdagangan yang terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan
tergolong masih rendah. Fenomena tersebut didasari dengan faktor internal.
Faktor internal terkait yang diantaranya Persepsi Individu, Pendapatan, Motivasi
dan Kurangnya informasi terkait program BPJS Ketenagakerjaan. Apabila tidak
ditindak lanjuti, fenomena tersebut dapat menimbulkan permasalahan seperti
meningkatnya angka kematian yang disebabkan oleh kecelakaan kerja, kualitas
hidup tenaga kerja yang tidak terjamin, dan juga penurunan kualitas hidup secara
ekonomi pada anggota keluarganya.
1.2. Perumusan Masalah
Adapun masalah-masalah yang di kemukakan oleh penulis dalam pelaksanan BPJS Ketenagakerjaan; dalam hal
ini penulis merumuskan 2 (dua) masalah, yakni; 1. Bagaimana implementasi dan
mutu BPJS Ketenagakerjaan terhadap warga? 2. Apa manfaat BPJS Ketenagakerjaan
bagi warga negara? 1.3. Tujuan Penulisan Tujuan dari penulisan makalah ini
adalah untuk menyeleksi “Calon Anggota Direksi” BPJS Ketenagakerjaan. Selain
itu, memperluas wawasan berkaitan tata cara kelola BPJS Ketenagakerjaan yang
telah dicanangkan oleh pemerintah untuk mempermudah bagi warga Negara, terutama
bagi pekerja upah, pekerja non upah dan jasa kontruksi.
BAB II PEMBAHASAN 1.1.
Mutu Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Mutu pelayanan BPJS Ketenagakerjaan bagi
warga negara Indonesia dan asing dinilai berdasarkan hak yang sama dalam jaminan
sosial, namun aksesnya bergantung pada status kepegawaian dan kepesertaan. Warga
negara asing yang bekerja di Indonesia sekurang-kurangnya enam bulan wajib
menjadi peserta BPJS, sementara warga negara asing lainnya atau bahkan warga
negara Indonesia bisa mendaftar secara mandiri atau melalui perusahaan mereka.
Mutu pelayanan didukung oleh program jaminan sosial yang komprehensif, seperti
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT),
dan Jaminan Pensiun (JP). Selain itu, ada juga program Jaminan Kehilangan
Pekerjaan (JKP). Untuk menjaga mutu, BPJS Ketenagakerjaan melakukan pengendalian
mutu dan monitoring rutin terhadap fasilitas kesehatan yang bekerja sama . Warga
Negara Indonesia Warga Negara Asing Pertimbangan Mutu • Hak yang Sama: Warga
negara Indonesia memiliki hak yang sama terhadap jaminan sosial, baik di dalam
maupun luar negeri. • Kepesertaan: Semua pekerja di Indonesia, baik formal,
informal, maupun Pekerja Migran Indonesia (PMI), wajib menjadi peserta BPJS
Ketenagakerjaan. • Manfaat: Warga negara Indonesia mendapatkan manfaat seperti
JKK, JKM, JHT, JP, dan JKP. • Program khusus: • Program khusus seperti program
untuk PMI memberikan perlindungan paripurna kepada para pekerja migran
Indonesia, baik yang belum, sudah, maupun telah kembali dari penempatan kerja. •
Kepesertaan: Warga negara asing yang bekerja di Indonesia sekurang-kurangnya
enam bulan wajib menjadi peserta BPJS. • Manfaat: Warga negara asing yang
terdaftar melalui perusahaan atau menjadi peserta sesuai syarat yang telah
ditetapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. • Program khusus: Program khusus untuk PMI
dapat diakses oleh warga negara asing yang berstatus sebagai PMI, karena program
ini mencakup berbagai manfaat untuk melindungi pekerja migran di luar negeri. •
Monitoring mutu: • BPJS Ketenagakerjaan melakukan monitoring dan evaluasi rutin
terhadap fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk
memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga. Kendali mutu: BPJS Ketenagakerjaan
secara aktif melakukan pengendalian mutu dan biaya pelayanan kesehatan untuk
memastikan kualitasnya. Fasilitas: BPJS Ketenagakerjaan melakukan monitoring dan
evaluasi terhadap fasilitas kesehatan yang bekerja sama secara berkala, meliputi
persyaratan administratif, operasional, sarana prasarana, dan kualitas
pelayanan. Perpanjangan perjanjian: Hasil monitoring dan evaluasi tersebut
digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk memperpanjang perjanjian kerja sama
dengan fasilitas kesehatan, yang bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan
tetap terjaga. 1.2. Tugas BPJS Ketenagakerjaan Tugas BPJS Ketenagakerjaan adalah
untuk mengelola program jaminan sosial bagi para pekerja di Indonesia. Berikut
ini beberapa tugas utama BPJS Ketenagakerjaan: 1. Pendaftaran dan Manajemen
Peserta: Mendaftarkan para pekerja agar terdaftar dalam program jaminan sosial
ketenagakerjaan, serta mengelola data dan kontribusi peserta. 2. Pembayaran
Jaminan Sosial: Mengelola dana dan melakukan pembayaran jaminan sosial, termasuk
jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan
pensiun. 3. Pemberian Pelayanan Kesejahteraan: Memberikan pelayanan terkait
klaim dan manfaat jaminan sosial kepada peserta yang memenuhi syarat. 4.
Penyuluhan dan Edukasi: Memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat
tentang pentingnya perlindungan sosial di tempat kerja dan manfaat dari program
BPJS Ketenagakerjaan. 5. Pengawasan dan Pengendalian: Melakukan pengawasan
terhadap pelaksanaan program jaminan sosial untuk memastikan keberlangsungannya
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 6. Pengembangan Program: Mengembangkan
program jaminan sosial yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan tenaga kerja
dan kemajuan ekonomi. BPJS Ketenagakerjaan berperan penting dalam menjaga
kesejahteraan para pekerja di Indonesia melalui penyediaan perlindungan sosial
yang komprehensif . 1.3. Program Kerja BPJS Ketenagakerjaan Jaminan sosial di
bidang ketenagakerjaan adalah sistem perlindungan sosial yang dirancang untuk
memberikan keamanan finansial kepada pekerja dan keluarganya dalam
situasi-situasi tertentu, seperti Jaminan hari tua, kecelakaan kerja, kematian,
atau pensiun. Konsepnya adalah untuk memastikan bahwa pekerja memiliki akses ke
perlindungan sosial yang memadai selama berkarier dan setelahnya. Beberapa
elemen utama dari konsep jaminan sosial di bidang ketenagakerjaan meliputi: a.
Program Jaminan Hari Tua (JHT) Program Jaminan Sosial merupakan program
perlindungan yang bersifat dasar bagi tenaga kerja yang bertujuan untuk menjamin
adanya keamanan dan kepastian terhadap risiko-risiko sosial ekonomi, dan
merupakan sarana penjamin arus penerimaan penghasilan bagi tenaga kerja dan
keluarganya akibat dari terjadinya resiko-resiko sosial dengan pembiayaan yang
terjangkau oleh pengusaha dan tenaga kerja. Resiko sosial ekonomi yang
ditanggulangi oleh program tersebut terbatas saat terjadi peristiwa kecelakaan,
sakit, hamil, bersalin, cacat, hari tua dan meninggal dunia, yang mengakibatkan
berkurangnya atau terputusnya penghasilan tenaga kerja dan/atau membutuhkan
perawatan medis Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial ini menggunakan mekanisme
Asuransi Sosial. Program Jaminan Hari Tua ditujukan sebagai pengganti
terputusnya penghasilan tenaga kerja karena meninggal, cacat, atau hari tua dan
diselenggarakan dengan sistem tabungan hari tua. Program Jaminan Hari Tua
memberikan kepastian penerimaan penghasilan yang dibayarkan pada saat tenaga
kerja mencapai usia 56 tahun atau telah memenuhi persyaratan tertentu. b.
Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Kecelakaan kerja termasuk penyakit akibat
kerja merupakan resiko yang harus dihadapi oleh tenaga kerja dalam melakukan
pekerjaannya. Untuk menanggulangi hilangnya sebagian atau seluruh penghasilan
yang diakibatkan oleh adanya resiko-resiko sosial seperti kematian atau cacat
karena kecelakaan kerja baik fisik maupun mental, maka diperlukan adanya jaminan
kecelakaan kerja. Kesehatan dan keselamatan tenaga kerja merupakan tanggung
jawab pengusaha sehingga pengusaha memiliki kewajiban untuk membayar iuran
jaminan kecelakaan kerja yang berkisar antara 0,24%- 1,74% sesuai kelompok jenis
usaha. Manfaat dari Jaminan Kecelakaan Kerja yaitu memberikan kompensasi dan
rehabilitasi bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan pada saat dimulai
berangkat bekerja sampai tiba kembali dirumah atau menderita penyakit akibat
hubungan kerja. Iuran untuk program JKK ini sepenuhnya dibayarkan oleh
perusahaan. c. Program Jaminan Kematian (JKM) Jaminan Kematian diperuntukkan
bagi ahli waris dari peserta program BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal bukan
karena kecelakaan kerja. Jaminan Kematian diperlukan sebagai upaya meringankan
beban keluarga baik dalam bentuk biaya pemakaman maupun santunan berupa uang. d.
Program Jaminan Pensiun (JP) Jaminan pensiun adalah jaminan sosial yang
bertujuan untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak bagi peserta
dan/atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta memasuki
usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia. Manfaat jaminan
pensiun berupa sejumlah uang yang dibayarkan setiap bulan kepada peserta yang
memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau kepada ahli waris bagi
peserta yang meninggal dunia. e. Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP),
diperuntukan bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan akibat persoalan
intern/ekstern perusahan, dalam hal ini pekerja diberhentikan sementara atau
tetap/permanen. sehingga dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan
jaminan yang pasti bagi pekerja. 1.4. Fungsi dan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan merupakan badan hukum yang disediakan untuk masyarakat
dengan tujuan memberikan perlindungan sosial kepada seluruh pekerja di Indonesia
dari risiko sosial ekonomi tertentu. Jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya
untuk pekerja formal, melainkan juga untuk pekerja non formal. Pekerja non
formal masuk ke dalam kategori pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). Pekerjaan yang
termasuk ke dalam pekerjaan non formal yaitu seperti wirausaha, freelancer,
pekerja lepas. Manfaat perlindungan dari program BPJS Ketenagakerjaan tersebut
dapat memberikan rasa aman kepada pekerja, sehingga dapat lebih berkonsentrasi
dalam meningkatkan motivasi maupun produktivitas kerja. Karena risiko sosial
ekonomi itu bisa terjadi kepada siapa saja, di mana saja dan kapan saja. Risiko
sosial ekonomi itu seperti kecelakaan dan kematian, sehingga perlu ada satu alat
pengaman, supaya apabila terjadi risiko sosial ekonomi tadi tidak akan
mengganggu kesejahteraan secara drastis. Cakupan program perlindungan ini adalah
jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua .
BAB III PENUTUP
1.1. Kesimpulan Setelah mempelajari dan memahami BPJS Ketenagakerjaan, Maka
penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut: • Perhitungan Dana Jaminan Hari
Tua (JHT) pada BPJS Ketenagakerjaan prosesnya sering lambat, Sehingga peserta
yang mencairkan dana Jaminan Hari Tua (JHT) nya harus menunggu lama. • Sistem
Informasi yang dirancang dapat mempermudah dalam melakukan perhitungan dana
Jaminan Hari Tua (JHT) berdasarkan persen yang telah ditetapkan di BPJS
Ketenagakerjaan. • Dengan adanya Sistem Informasi Perhitungan Dana Jaminan Hari
Tua (JHT) ini, semoga dapat mempermudah pekerja-pekerja di BPJS Ketenagakerjaan.
1.2. Saran Saran adalah suatu pendapat yang disampaikan kepada seseorang,
kelompok, organisasi atau instansi pemerintah dengan tujuan; agar
dipertimbangkan, memperbaiki suatu kinerja dimasa yang akan datang. Dengan
mengamati, memahami kinerja BPJS Ketenagakerjaan saat ini; sebagai masukan
penulis memberikan saran yaitu: • BPJS Ketenagakerjaan terus meningkatkan
kualitas pelayanan terhadap masyarakat dengan inovasi, kreatif, profesionalisme
dan team work; untuk mencapai kinerja yang maksimal. • Perlu ada pelatihan
terhadap pekerja dalam mengoperasikan sistem informasi yang digunakan BPJS
Ketenagakerjaan, untuk kelancaran dalam melaksanakan tugas masing-masing. •
Perlu ada sosialisasi yang bertahap kepada warga Negara, agar mamahami
pentingnya BPJS Ketenagakerjaan
DAFTAR PUSTAKA
https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/assets/uploads/peraturan/PP_Nomor_6_Tahun_2025.pdf
diakses 15 November 2025
https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/download/Buku-Saku-PMI.pdf diakses 15
November 2025
https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/download/Instruksi%20Presiden%20Nomor%202%20Tahun%202021%20tentang%20Optimalisasi%20Pelaksanaan%20Program%20Jaminan%20Sosial%20Ketenagakerjaan.pdf
diakses 15 November 2025
Minggu, 08 Maret 2026
Mutu Pelayanan dan Perlindungan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kepada Warga Negara.
Diposting oleh
Kristianus Douw, S.Hub.Int.
di
17.51.00
Jumat, 01 April 2016
Perjuangan Meraih Kesuksesan
Diposting oleh
Kristianus Douw, S.Hub.Int.
di
00.22.00
“A brief note”
![]() |
| Ilustrasi |
Siapapun pasti ingin sukses. Karena dengan
kesuksesan, orang akan berpikir bisa memenuhi semua kebutuhan hidupnya. Menuju
puncak kebahagian merupakan impian semua orang. Setiap orang berbeda dalam mengartikan
sukses dalam hidupnya. Apa arti sukses menurut Anda? banyak orang yang
menganggap arti sukses sebagai pada saat kita wisuda, pada saat naik jabatan,
atau pada saat menerima penobatan sebagai orang teladan, orang terpandai. Boleh
dikatakan sukses, tetapi menurut saya itu bukan akhir dari sukses tetapi merupakan
bagian dari sukses.
Kita tekad menjadi sukses dalam pengertian ini
adalah karena sebuah keputusan yang kita buat untuk melakukan hal yang tepat
mulai hari ini, mulai saat ini dan detik ini, dengan keputusan yang kita buat
untuk melakukan suatu kegiatan secara rutin dan konsisten, maka saya yakin pada
suatu hari kita akan di beri penghargaan sebagai orang sukses terhadap apa yang
sedang kita lakukan tersebut. Sukses itu bukan hasil akhir, sukses itu
adalah hasil perjuangan selama kita masih hidup (proses). Maka kesuksesan yang sesungguhnya dapat peroleh akan datang;
bila kita sudah bekerja keras dan sabar serta meminta petunjuk kepada yang Maha Kuasa.
Dalam perjuangan meraih kesuksesan tentunya banyak
hal yang akan kita alami dan lewati, baik; suka-duka, lapar-haus bahagia, ke
kampus jalan kaki mandi keringat dan lainnya. Dan hal ini tentunya sebagai
manusia harus lewati dinamika kehidupan ini, sebab dalam sejarah hidup Manusia,
tidak pernah ada kesuksesan itu datang sendiri tanpa perjuangan.
Para Ahli telah mendefinisikan arti sukses, Namun,
bagi saya lebih menarik arti kesuksesan yang dikemukakan oleh D. Paul Reilly dalam bukunya Succes is
simple (1977) mendefinisikan sukses sebagai pencapaian yang
berangsur-angsur meningkat terhadap suatu tujuan atau cita-cita yang berharga. Karena
sekecil apapun yang kita usaha, tentunya sangat berharga bagi banyak orang di
masa yang akan datang.
Saya mengulas sedikit tentang pengalaman hidup dan harapannya para pembaca dapat memaknai arti dari tulisan ini; agar lebih mengenal apa yang dimaksud dengan kesuksesan itu. Dan sebagai akhir dari catatan singkat ini saya mendefininisikan “Sukses itu bukan suatu tujuan akhir dengan
kualitas seadanya, tetapi sebagai suatu proses yang harus di lakukan tahap demi
tahap, dan hari demi hari”. Dengan demikian, Apa yang menjadi dambaan bagi
kita akan menuai hasilnya di kemudian hari, sesuai dengan hasil perjuangan kita.
Kamis, 31 Maret 2016
Revolusi Kuba
Diposting oleh
Kristianus Douw, S.Hub.Int.
di
08.01.00
Kuba adalah negara pulau yang
terletak di Teluk Meksiko, Laut Karibia. Kuba merupakan negara yang terkenal
dengan cerutunya. Kuba sebelumnya juga lama menjadi jajahan Spanyol. Pada masa
Perang Dingin, Kuba yang letaknya sangat strategis juga tidak luput dari
incaran perluasan pengaruh dan ideologi negara adidaya. Kuba merupakan negara
republik komunis pertama yang berada di belahan bumi Barat. Letak Kuba yang
dekat dengan Negara Amerika Serikat menjadi ancaman serius bagi Amerika
Serikat.
Kuba sebelum
Perang Dunia II
Kuba pertama kali ditemukan oleh Columbus, orang
Spanyol pada tahun 1492. Seperti halnya tempat-tempat lain yang ditemukan orang
Eropa dalam masa penjelajahan samudra, yaitu diakui sebagai miliknya, begitu
pula dengan nasib Kuba. Columbus segera mengklaim bahwa Kuba adalah milik
Spanyol. Sejak saat itu, Kuba menjadi koloni Spanyol. Pada sekitar tahun
1868–1878 di Kuba timbul gerakan menuntut kemerdekaan. Perang Kemerdekaan tahap
kedua muncul pada tahun 1895 dengan dipimpin Jose Marti. Amerika Serikat
mendukung gerakan itu setelah kapal perangnya Marine yang dikirim untuk
melindungi warga negaranya di Kuba meledak misterius. Amerika Serikat
menganggap itu merupakan sabotase yang dilakukan Spanyol. Oleh karena itu,
Amerika Serikat membantu Kuba menyingkirkan Spanyol. Wilayah Kuba sampai tahun
1902 mendapat perlindungan dari Amerika Serikat. Pada tahun 1933 kelompok
revolusioner yang dipimpin oleh Fulqencio Batista berhasil mengambil alih
pemerintahan di Kuba. Batista memerintah Kuba secara diktator. Pada masa
pemerintahan Batista, korupsi makin merajalela.
Kuba setelah
Perang Dunia II
Kondisi rakyat Kuba yang sangat memprihatinkan
pada masa pemerintahan Batista, menggugah semangat salah seorang anak bangsa
untuk memperbaikinya. Fidel Castro seorang putra tuan tanah kaya raya tidak
tahan melihat penderitaan rakyat Kuba. Pada tahun 1953 Castro mencoba melakukan
kudeta, tetapi gagal. Akibatnya, Castro dijatuhi hukuman lima belas tahun
penjara.
Namun, baru menjalani hukuman selama dua tahun,
Castro telah dibebaskan. Penjara tidak membuat Castro jera dalam memperjuangkan
keinginannya. Setelah keluar dari penjara Castro kembali menghimpun kekuatan.
Castro melatih pengikutnya di dekat kota Meksiko. Pada tahun 1956, Castro
bersama para pengikut setianya kembali berusaha menggulingkan kekuasaan
Presiden Batista. Selama hampir tiga tahun Castro berusaha merebut kekuasaan di
Kuba. Pada tahun 1959 Batista meninggalkan Kuba dan digantikan Castro. Fidel
Castro sebenarnya bukan seorang komunis. Hal itu seperti pernyataannya yang
mengatakan, “Revolusi kita bukan berwarna merah, melainkan hijau zaitun.”
Kata-kata Castro itu menunjuk pada warna seragam yang ia pakai bersama
pengikutnya. Bahkan, Castro juga mengutuk komunis dengan konsepnya yang
totaliter. Castro juga berusaha membersihkan tindakannya yang dianggap
disponsori komunis dengan berpidato di Universitas Princeton, Amerika Serikat.
Dalam pidato tersebut, Castro menyatakan bahwa, “... bertentangan dengan pola
Revolusi Rusia dan model Marxis bahwa di Kuba tidak berdasarkan perjuangan
kelas .... Revolusi Kuba juga tidak berniat meniadakan kepemilikan swasta.”
Namun, pemerintah Amerika Serikat tetap memandang bahwa revolusi yang
dikobarkan Castro disponsori pihak komunis. Hal ini akibat tindakan Castro yang
banyak mengubah kehidupan Kuba yang mendekati slogan komunis, sama rasa sama
rata. Castro banyak membangun sekolah dan rumah bagi orang yang tidak mampu.
Pemerintah Kuba juga mulai mengontrol semua penerbitan surat kabar serta siaran
radio dan televisi. Tindakan Castro makin lama mengkhawatirkan pemerintah
Amerika Serikat. Hal itu disebabkan Castro makin berani menasionalisasi
perusahaan-perusahaan asing yang berada di Kuba.
Akibatnya, Amerika Serikat mengambil tindakan
tegas, yaitu menghentikan hubungan dengan Kuba pada tahun 1961. Menghadapi
kenyataan itu Fidel Castro selanjutnya segera menjalin hubungan dengan
negara-negara komunis, seperti Cina dan Uni Soviet. Dari negara-negara
tersebut, Kuba berharap agar mereka bersedia memberi bantuan ekonomi guna
melaksanakan dan melanjutkan pembangunan.
Pemerintah Amerika Serikat yang mendapati
kenyataan bahwa Kuba telah masuk blok komunis makin khawatir atas keselamatan
negaranya. Hal itu beralasan karena jarak Kuba dengan Amerika Serikat tidak
lebih dari 10 mil. Atas kekhawatiran itu, pemerintah Amerika Serikat berniat
menggulingkan pemerintahan Fidel Castro yang prokomunis. Untuk mencapai maksud
itu, pemerintah Amerika Serikat akan menggunakan para pelarian Kuba yang
tinggal di Amerika Serikat. Dari orang-orang pelarian Kuba itu, Amerika Serikat
berharap dapat menguasai Teluk Babi yang dapat dipakai sebagai lompatan untuk
menundukkan Havana, ibu kota Kuba. Dinas intelejen Amerika Serikat (CIA)
bertugas melatih orang-orang pelarian Kuba agar berhasil dalam misinya. Sekitar
1.200 orang pelarian Kuba di Amerika Serikat berhasil dikumpulkan dan dilatih
kemiliteran.
Presiden baru Amerika Serikat, John Fietzgeerald
Kennedy juga menyetujui rencana penggulingan Fidel Castro melalui orang-orang
Kuba sendiri. Kennedy bahkan memerintahkan untuk memberi perlindungan dan
pengawalan dalam penyerbuan Teluk Babi melalui pelarian orang-orang Kuba
dilaksanakan. Peristiwa itu kemudian disebut The Bay Pig’s Episode atau Insiden
Teluk Babi. Namun, pada detik-detik terakhir penyerangan, Kennedy memerintahkan
membatalkan bantuan perlindungan dan pengawalan. Akibatnya mudah diduga,
pemerintah Kuba sangat mudah mematahkan penyerbuan orang-orang Kuba pelarian
itu. Atas Insiden tersebut, hubungan Kuba dan Amerika Serikat makin renggang.
Sementara itu, pemimpin Uni Soviet, Khruschev segera memanfaatkan situasi atas
insiden Teluk Babi tersebut dan begitu intensif mendekati Kuba. Ia menawarkan
paket bantuan ekonomi yang lebih besar lagi apabila Kuba bersedia mengizinkan
Uni Soviet membangun pangkalan militer dan menempatkan rudal nuklirnya di
wilayah tersebut. Ia berencana rudal-rudalnya akan dapat diarahkan ke Amerika
Serikat tanpa ada hambatan. Keinginan Uni Soviet tentu saja mendapat tantangan
dari Amerika Serikat. Presiden Kennedy menyatakan bahwa penempatan rudal Uni
Soviet di Kuba merupakan ancaman langsung terhadap Amerika Serikat. Oleh karena
itu, pemerintah Amerika Serikat akan mengambil segala cara dan tindakan untuk
menggagalkannya. Salah satu tindakan Amerika Serikat dalam menggagalkan
pembangunan pangkalan militer dan rudal Uni Soviet adalah menghadang setiap
kapal Uni Soviet yang menuju ke Kuba. Tentu saja tindakan itu menimbulkan
krisis yang hampir membawa dunia dalam perang nuklir. Karena merasa belum
berimbang kekuatan militernya, akhirnya Uni Soviet membatalkan penempatan
pangkalan militer dan rudalnya di Kuba. Apalagi, Amerika Serikat juga berjanji
tidak akan mencampuri urusan dalam negeri Kuba. Hubungan baik Kuba dengan
Amerika Serikat mulai membaik lagi pada tahun 1973 setelah kedua negara membuat
perjanjian mengenai pertukaran pembajak.
Pada tahun 1975 embargo ekonomi pada Kuba yang
dilakukan Amerika Serikat mulai dihapus. Namun, hubungan Amerika–Kuba memanas
lagi setelah pada akhir tahun 1975 Kuba mengirim pasukannya ke Angola. Dari
kejadian di Kuba itu, dua negara adidaya, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet,
akhirnya juga menyadari betapa bahayanya apabila perang terbuka yang merembet
pada perang nuklir terjadi. Oleh karena itu, untuk meminimalisasi terjadinya
perang nuklir dan akibatnya, kedua negara adidaya sepakat melakukan pembicaraan pengurangan senjata.
Rabu, 30 Maret 2016
IPMANAPANDODE Semarang dan Salatiga Merayakan Ibadah Paskah
Diposting oleh
Kristianus Douw, S.Hub.Int.
di
02.29.00
![]() |
| Foto Ibadah Paskah/ Doc. Piyaiyepai |
Semarang, 29
Maret 2016. Sejumlah Pelajar dan Mahasiswa
yang tergabung dalam Organisasi Ikatan Pelajar–Mahasiswa Nabire Paniai Dogiyai
dan Deiyai yang mengenyam Pendidikan Kota Study Semarang dan Salatiga, Gelar
Ibadah Paskah di Sekretariat IPMANAPANDODE SEM-SAL, Semarang – Jawa Tengah.
Ibadah
Paskah Tahun 2016; dipandu oleh Tarina
Iyai. Dalam kata-kata pembukaannya, Ia mengajak seluruh anggota
IPMANAPANDODE SEM-SAL; bahwa Yesus mati dikayu salib demi umat Manusia. Oleh
karena itu, kita sebagai umat Kristiani mari bersikap baik, terima Yesus di
hati kita Masing-masing dan meninggalkan segala tindakan Amoral.
Selanjutnya,
Ibadah Paskah dipimpin oleh Yohanes
Ibertus Goo. Dengan Thema “MEWUJUDKAN
KERAHIMAN ALLAH DAN MENJADI BERKAT”; Sub Thema “Kebangkitan Yesus adalah Kesempurnaan Kasih Allah dan Semangat Untuk
Mewujudkan Kasih yang Sesungguhnya dalam Organisasi IPMANAPANDODE SEM-SAL”.
Dalam
Khotbahnya/Firman Tuhan, Ia menekankan agar setiap pribadi berupaya
meninggalkan kebiasan-kebiasaan buruk kepada sesama Manusia. Kita sadar dan
mengetahui bahwa setiap Manusia tidak luput dari salah dan Dosa. Dinamika hidup
selalu baik dan buruk; yang bersifat baik tetap berpegang, dan yang buruk
ditinggalkan; karena KematianNya hingga KebangkitanNya adalah teladan bagi kita.
Dan mulai sekarang, bagaimana cara kita untuk menempatkan diri ke jalan yang
benar, lalu melangkah dengan tindakan yang benar. Anda dan saya yakin bahwa
Yesus ada dan telah menebus dosa kita (Umat Manusia). Pengkotbah mengajak juga
kepada seluruh anggota IPMANAPANDODE SEMSAL; agar memaknai apa yang menjadi
catatan dalam hidup kita melalui paskah ini. Karena Dosa adalah upah dari Maut.
Jika kita tidak melakukan hal yang diteladani oleh yesus, maka hidup ini hampa
(sia-sia). Dengan demikian, Mari kita yakin dan percaya bahwa Yesus telah
bangkit untuk menebus dosa-dosa umat Manusia.
Sebagai
akhir dari Firman Tuhan, Pengkotbah juga terinspirasi dan menyampaikan ungkapan
oleh salah satu Teolog, bahwa Dosa adalah Cipta; sesuatu hal yang diciptakan
oleh Manusia untuk merugikan bagi umat Tuhan. Hal ini dapat mengakibatkan
terjadinya Korupsi, Pembunuhan, Penindasan, Pemerkosaan dan lainnya.
Ibadah
Paskah IPMANAPANDODE SEM-SAL berakhir dengan cukup meriah. Acara Ibadah kali
ini diisi dengan lagu dalam bahasa Mee "Waani" dan lagu dalam Buku
Nyanyian Katholik "Mada Bakti". sehingga partisipasi dan kekompakan
dari anggota IPMANAPANDODE SEM-SAL dapat terlihat. Berkaitan dengan kesuksesan
Paskah Tahun 2016; maka, Ketua Panitia
Paskah 2016, Alpius Dogomo, dalam sambutannya menyampaikan ucapan
terimakasih kepada seluruh anggota IPMANAPANDODE SEM-SAL, yang mana telah
membantu kami untuk menyukseskan Ibadah Paskah ini, akhirnya terlaksana dengan
baik.
Hal yang
sama disampaikan oleh BPH-IPMANAPANDODE SEM-SAL, yang diwakili oleh Sekretaris
BPH IPMANAPANDODE SEM-SAL, Yanuarius
Adii. Dalam sambutannya ia
mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota IPMANAPANDODE, terutama kepada
Panitia Paskah atas kerja kerasnya sehingga Ibadah Paskah Tahun 2016 dapat
terlaksana dengan cukup meriah. Kami BPH IPMANAPANDODE SEM-SAL sangat
memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada segenap Panitia Paskah Tahun
2016, Dengan kekompakan yang luar biasa hingga ibadah paskah ini dapat
terlaksana. Lanjutnya, Hal yang paling penting dalam kelompok adalah
Kekompakkan. sebab, kekompakkan dapat mendobrak tujuan yang hendak dicapai oleh
sekelompok itu sendiri.
Sayonara...........Seusai
Ibadah Paskah, Wakil Ketua IPMANAPANDODE
SEM-SAL Markus Butu, menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota
IPMANAPANDODE SEM-SAL; Secara Pribadi, Saya sangat apresiasi sedalam-dalamnya
atas kerja keras dan Kesiapannya yang cukup matang oleh segenap Panitia Paskah
Tahun 2016, sehingga Ibadah Paskah Tahun 2016 ini dapat terlaksana sesuai
dengan harapan kita bersama. Selain itu, Ia menegaskan bahwa Kontribusi dari
Senioritas sangat membutuhkan didalam Organisasi, karena tanpa senioritas dalam
Organisasi diibaratkan "anak ayam kehilangan induknya"
Catatan:
Makna Paskah: Paskah telah mengubah sejarah
kehidupan umat manusia. Lebih lagi semua orang yang percaya kepada Yesus.
Paskah menjadi tonggak sejarah kehidupan iman. Kita mempercayai bukan Allah yang
mati tetapi Allah yang benar-benar
hidup. Selain itu kita pun mengerti bahwa Yesus berbeda dari tokoh-tokoh
agama di dunia ini. Tokoh agama di muka bumi ini hanya memiliki hari kelahiran
dan kematian, tetapi hanya Yesus Kristus yang punya hari kebangkitan.
Kebangkitan itulah yang membawa pembebasan bagi kita dari kuasa dosa dan maut.
Seperti yang Paulus tuliskan “Maut telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut
dimanakah kemenanganmu?” (1 Kor. 15:54-55).
Senin, 28 Maret 2016
Pengertian dan Macam-macam Keadilan
Diposting oleh
Kristianus Douw, S.Hub.Int.
di
08.29.00
Pengertian Keadilan ialah hal-hal
yang berkenaan pada suatu sikap dan juga tindakan didalam hubungan antar
manusia yang berisi tentang sebuah tuntutan agar sesamanya dapat memperlakukan
sesuai hak dan juga sesuai kewajibannya.
Pengertian Keadilan
Didalam
bahasa inggris keadilan ialah “justice”. Makna justice tersebut terbagi atas
dua yaitu makna justice secara atribut dan juga makna justice secara tindakan.
Makna
justice secara atribut ialah suatu kuasalitas yang fair atau adil. Sedangkan
makna justice secara tindakan ialah suatu tindakan menjalankan dan juga
menentukan hak atau hukuman.
Pengertian Keadilan Menurut
Definisi Para Ahli
§ Pengertian keadilan menurut Aristoteles yang menggemukakan
bahwa keadilan ialah tindakan yang terletak diantara memberikan terlalu banyak
dan juga sedikit yang dapat diartikan ialah memberikan sesuatu kepada setiap
orang sesuai dengan memberi apa yang menjadi haknya.
§ Pengertian keadilan menurut Frans Magnis
Suseno yang menggemukakan pendapatnya mengenai pengertian keadilan ialah
keadaan antarmanusia yang diperlakukan dengan sama ,yang sesuai dengan hak
serta kewajibannya masing-masing.
§ Pengertian keadilan menurut Thomas Hubbes
yang menggemukakan bahwa pengertian keadilan ialah sesuatu perbuatan yang
dikatakan adil jika telah didasarkan pada suatu perjanjian yang telah
disepakati.
§ Pengertian keadilan menurut Plato yang
menggemukakan bahwa pengertian keadilan ialah diluar kemampuan manusia biasa
yang mana keadilan tersebut hanya ada di dalam suatu hukum dan juga
perundang-undangan yang dibuat oleh para ahli .
§ Pengertian keadilan menurut W.J.S
Poerwadarminto yang menggemukakan bahwa pengertian keadilan ialah tidak berat
sebelah yang artinya seimbang, dan yang sepatutnya tidak sewenang-wenang.
§ Pengertian keadilan menurut Notonegoro yang
menggemukakan bahwa keadilan ialah suatu keadaan yang dikatakan adil apabila
sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Macam-Macam Keadilan
Jenis-jenis keadilan menurut Teori
Aristoteles ialah sebagai berikut :
v Keadilan Komunikatif ialah perlakuan kepada
seseorang tanpa dengan melihat dari jasa-jasanya.
v Keadilan Distributif ialah suatu perlakuan
kepada seseorang sesuai dengan jasa-jasa yang telah diperbuatnya.
v Keadilan Konvensional ialah suatu keadilan
yang terjadi yang mana seseorang telah mematuhi suatu peraturan
perundang-undangan.
v Keadilan Perbaikan ialah suatu keadilan yang
terjadi yang mana seseorang telah mencemarkan nama baik orang lain.
v Keadilan Kodrat Alam ialah suatu perlakukan
kepada seseorang yang sesuai dengan suatu hukum alam.
Macam-macam atau jenis-jenis
keadilan menurut Teori Plato ialah sebagai berikut:
ü Keadilan Moral ialah suatu keadilan yang
terjadi jika mampu untuk dapat memberikan perlakukan seimbang antara hak dan
juga kewajibannya.
ü Keadilan Prosedural ialah suatu keadilan yang
terjadi jika seseorang dapat melaksanakan perbuatan sesuai dengan sesuai tata
cara yang diharapkan
Macam-macam Keadilan Secara Umum
ialah sebagai berikut:
·
Keadilan
Komunikatif (Iustitia Communicativa) ialah suatu keadilan yang memberikan
kepada masing-masing orang terhadap apa yang menjadi bagiannya dengan
berdasarkan suatu hak seseorang pada suatu objek tertentu.
·
Keadilan
Distributif (Iustitia Distributiva) ialah suatu keadilan yang memberikan kepada
masing-masing terhadap apa yang menjadi suatu hak pada subjek hak yakni
individu. Keadilan distributif ialah suatu keadilan yang menilai dari
proporsionalitas ataupun kesebandingan yang berdasarkan jasa, kebutuhan, dan
juga kecakapan.
·
Keadilan
Legal (Iustitia Legalis) ialah suatu keadilan menurut undang-undang dimana
objeknya ialah masyarakat yang dilindungi UU untuk kebaikan secara bersama
ataupun banum commune.
·
Keadilan
Vindikatif (Iustitia Vindicativa) ialah suatu keadilan yang memberikan hukuman
ataupun denda yang sesuai dengan pelanggaran atau[un kejatahannya.
·
Keadilan
Kreatif (Iustitia Creativa) ialah suatu keadilan yang memberikan masing-masing
orang dengan berdasarkan bagiannya yang berupa suatu kebebasan untuk dapat
menciptakan kreativitas yang dimilikinya dalam berbagai bidang kehidupan.
·
Keadilan
Protektif (Iustitia Protektiva) ialah suatu keadilan dengan memberikan suatu
penjagaan ataupun perlindungan kepada pribadi-pribadi dari suatu tindak
sewenang-wenang oleh pihak lain.
Langganan:
Komentar (Atom)
Media Text
Profil Text
Seiring dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Tegnologi (IPTEK), belahan dunia lain (terutama Negara-negara Maju) berlomba-lomba meraih Impian yang di dambakan pada setiap Negara. Belahan dunia lain masih terbelakng; hal ini melatarbelakangi dari berbagai faktor; salah satunya adalah terbatasnya layanan IPTEK terhadap masyarakat umum. Melihat segala fenomena dalam kehidupan bangsa dan negara, maka Blogspot "WAIKATO NEWS" hadir untuk mencoba mengemukakan Opini, gagasan, ide melalui tulisan dari berbagai aspek kehidupan.
Post Populer
-
Teori Tindakan Sosial Menurut Max Weber - Eksemplar paradigma definisi sosial ini salah satu aspeknya yang sangat khusus adalah dari k...
-
“kasihanilah kami ya Allah menurut kasih setia-MU. Jauhkanlah kami dari penderitaan yang melumpuhkan kami dan obyek permainan sesama...
-
Melanesia, Polinesia, dan Mikronesia wilayah tidak begitu populer. Bagaimana orang-orang hidup dan bertahan sampai sekarang? Apakah me...
-
1. Nama Negara: Stato Città del Vaticano, (The Vatican City State = Negara Kota Vatikan), dibentuk melalui Traktat Lateran (...
-
Septinus George Saa lahir di Manokwari pada 22 September 1986. Sejak kecil, dia sering tinggal berpindah-pindah mengikuti orang tuanya...
-
Foto Ibadah Paskah/ Doc. Piyaiyepai Semarang, 29 Maret 2016. Sejumlah Pelajar dan Mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Ikatan Pe...









